THOUSANDS OF FREE BLOGGER TEMPLATES »

ID Hostinger

Hosting Gratis

About Me

Minggu, 18 Januari 2009

depo pertamina kebakaran

Jakarta - Kebakaran dahsyat yang terjadi di Depo Pertamina Plumpang belum juga padam. Komentar pesimistis justru keluar dari pihak Pertamina. Kebakaran ini tidak bisa dipadamkan.

Kebakaran yang terjadi di Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara melanda tanki nomor 22. Kapasitas tanki tersebut 10 ribu Kiloliter, tapi belum terisi penuh.

"Yang terbakar tanki nomor 22 dan baru terisi 1.000-2.000 KL," kata Sekretaris Perusahaan Pertamina Toharso di lokasi, Minggu (18/1/2009) malam.
kebakaran di depo pertamina, Plumpang

Dia menegaskan kebakaran terjadi sekitar pukul 21.15 WIB, dan penanganan segera dilakukan.

"Masyarakat tidak perlu khawatir soal pasokan BBM," tandasnya.

Pertamina mengimbau kepada masyarakat agar tidak panik menghadapi dampak kebakaran di Depo Pertamina Plumpang. Mereka tidak perlu khawatir kehabisan stok BBM karena Pertamina masih mempunyai stok kuranglebih 50-60 ribu kiloliter.

"Kami mengimbau agar masyarakat tidak panik. Kita punya cadangan yang cukup yakni 50-60 ribu kiloliter," ujar juru bicara Pertamina Anang Rizkani Noor di lokasi kejadian, Senin (19/1/2009) dinihari.

Tak cuma masyarakat Jabodetabek saja yang tak perlu khawatir, masyarakat Indonesia juga tak perlu cemas.

"Stok tetap lancar di Jabodetabek dan untuk nasional," kata dia tanpa menjelaskan sampai berapa lama pasokan BBM tersebut bisa mencukupi.

Saat ini, lanjut Anang, Pertamina masih memfokuskan pada upaya pemadama api. "Kita fokuskan pada pemadaman. Informasi sudah kita berikan kepada masyarakat sekitar agar tetap tenang," pungkasnya.

Pantauan detikcom, hujan mengguyur lokasi kebakaran sekitar pukul 00:00 WIB. Namun guyuran hujan tak mampu memadamkan kobaran si jago merah yang terus membesar.
"Api tidak bisa dipadamkan oleh pemadam," ujar Sekretaris Pertamina Toharso di TKP, Minggu (18/1/2008).

Menurut Toharso, api baru akan padam jika minyak yang terbakar habis.

"Kalau dia minyaknya habis, baru mati. Dia (api) tidak bisa dipadamkan pakai pemadam," keluhnya.(anw/ndr)


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar